Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

welcome

welcome

Jumat, 13 September 2019

Humble From Defeat

Post Image 

Sebagai suporter berbuat hal positif kepada tim adalah sebuah keharusan. Karena pada dasarnya suporter beda dengan penonton umum. Tingkat candu terhadap tim yang dibela pula berbeda.
PSS Sleman, ia memiliki dua elemen suporter. Kreativitas disetiap laga berupa nyanyian lantang misalnya. Semakin larut, dan terus membesar bahkan tak terbendung. Namun ketika semakin besar dan tak terbendung justru kreativitas tersebut pelan-pelan menurun, banyak pula yang menghujat atau dan sebagainya. Apakah yang salah ?

Kembali pada pola pikir kami seperti dulu, yang penuh dengan mindset, tujuan awal masuk ke dalam tribun. Mengurangi hingga menghilangkan tindakan arogan yang merugikan. Kita berkiblat budaya barat namun jangan lupa pada budaya kita.

Mengakulturasi budaya yang kita contoh seperti tingkat kefanatikan dan kreativitas suporter dan budaya jawa yang andhap asor. Mempunyai unggah-ungguh dan tata krama. Menyampaikan bahwa Sepakbola tidak melulu tentang kerusuhan. Menang maupun kalah, menghargai lawan dan kelak kita balas kekalahan itu.

Seperti pepatah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”  bermakna, sebaiknya kita selalu mengikuti kebiasaan dan adat istiadat di tempat kita berada. Kalah, menang maupun hanya berbagi angka dalam pertandingan sepakbola adalah rumus paten yang tidak bisa dirubah. Bila tim kita menang tetaplah membumi dan bersyukur. Jika kalah bila tim mau tidak mau harus dapat menerimanya.

Bersyukur adalah tindakan yang luar biasa karena perjuangan selama ini tidaklah mudah. Laga demi laga dengan usaha. Berbuah hasil meski juara dua, ada kemajuan perlahan.Semua butuh proses dan pelan-pelan, tidak melulu tentang juara, namun rasakan bagaimana kita berjuang hingga titik darah penghabisan. Bersyukur adalah sikap yang terbaik untuk menghargai tim.Mereka lelah berlari, kami tak akan berhenti disini untuk bernyanyi. Selama pertandingan pemain dan suporter sama-sama lelah. Itulah yang harus ditunjukan suporter.Menghayati lirik lagu “Langkah Kecil” dari Neckemic di setiap baitnya. Kalian tetaplah juara di hati kami, PSS Sleman. Selamanya.

sumber:
https://campusboys1976.com/blog/post/Humble-From-Defeat 

0 komentar:

Posting Komentar

Jumat, 13 September 2019

Humble From Defeat

Post Image 

Sebagai suporter berbuat hal positif kepada tim adalah sebuah keharusan. Karena pada dasarnya suporter beda dengan penonton umum. Tingkat candu terhadap tim yang dibela pula berbeda.
PSS Sleman, ia memiliki dua elemen suporter. Kreativitas disetiap laga berupa nyanyian lantang misalnya. Semakin larut, dan terus membesar bahkan tak terbendung. Namun ketika semakin besar dan tak terbendung justru kreativitas tersebut pelan-pelan menurun, banyak pula yang menghujat atau dan sebagainya. Apakah yang salah ?

Kembali pada pola pikir kami seperti dulu, yang penuh dengan mindset, tujuan awal masuk ke dalam tribun. Mengurangi hingga menghilangkan tindakan arogan yang merugikan. Kita berkiblat budaya barat namun jangan lupa pada budaya kita.

Mengakulturasi budaya yang kita contoh seperti tingkat kefanatikan dan kreativitas suporter dan budaya jawa yang andhap asor. Mempunyai unggah-ungguh dan tata krama. Menyampaikan bahwa Sepakbola tidak melulu tentang kerusuhan. Menang maupun kalah, menghargai lawan dan kelak kita balas kekalahan itu.

Seperti pepatah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”  bermakna, sebaiknya kita selalu mengikuti kebiasaan dan adat istiadat di tempat kita berada. Kalah, menang maupun hanya berbagi angka dalam pertandingan sepakbola adalah rumus paten yang tidak bisa dirubah. Bila tim kita menang tetaplah membumi dan bersyukur. Jika kalah bila tim mau tidak mau harus dapat menerimanya.

Bersyukur adalah tindakan yang luar biasa karena perjuangan selama ini tidaklah mudah. Laga demi laga dengan usaha. Berbuah hasil meski juara dua, ada kemajuan perlahan.Semua butuh proses dan pelan-pelan, tidak melulu tentang juara, namun rasakan bagaimana kita berjuang hingga titik darah penghabisan. Bersyukur adalah sikap yang terbaik untuk menghargai tim.Mereka lelah berlari, kami tak akan berhenti disini untuk bernyanyi. Selama pertandingan pemain dan suporter sama-sama lelah. Itulah yang harus ditunjukan suporter.Menghayati lirik lagu “Langkah Kecil” dari Neckemic di setiap baitnya. Kalian tetaplah juara di hati kami, PSS Sleman. Selamanya.

sumber:
https://campusboys1976.com/blog/post/Humble-From-Defeat 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar